Peran Cendekiawan dan Bisnis dalam Industri Kreatif

Peran Cendekiawan dan Bisnis dalam Industri Kreatif – Cendekiawan disini memiliki peran sebagai sebagai agen yang menyebarkan dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan, seni dan teknologi, serta sebagai agen yang membentuk nilai-nilai yang konstruktif bagi pengembangan industri kreatif dalam masyarakat.

Peran Cendekiawan dan Bisnis dalam Industri Kreatif

Akademisi sebagai bagian dari komunitas cendekiawan di dalam lembaga pendidikan tinggi dan lembaga penelitian, memiliki peranan yang besar dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

Kontribusi akademisi tersebut dapat dijabarkan dalam tiga bentuk peranan, seperti juga yang termuat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu:

  1. Peran pendidikan ditujukan untuk mendorong lahirnya generasi kreatif Indonesia dengan pola pikir yang mendukung tumbuhnya karsa dan karya dalam industri kreatif;
  2. Peran penelitian dilakukan untuk memberi masukan tentang model kebijakan pengembangan industri kreatif dan instrumen yang dibutuhkan, serta menghasilkan teknologi yang mendukung cara kerja dan penggunaan sumber daya yang efisien dan menjadikan industry kreatif nasional yang kompetitif; dan
  3. Peran pengabdian masyarakat dilakukan untuk membentuk masyarakat dengan institusi / tatanan sosial yang mendukung tumbuh suburnya industri kreatif nasional.

Dalam menjalankan perannya secara aktif, cendekiawan dituntut untuk :

  • memiliki semangat disipliner dan eksperimental tinggi,
  • menghargai pendapat yang bersebrangan (empati dan etika),
  • mampu memecahkan masalah secara kreatif,
  • menjalankan observasi yang bersifat lintas sektoral,
  • menggunakan teknologi ICT dengan fasih,
  • menjadi anggota forum pengkayaan ilmu pengetahuan dan seni baik secara nasional maupun internasional, formal maupun non formal.

Peran Bisnis

Aktor bisnis merupakan pelaku usaha, investor dan pencipta teknologi teknologi baru, serta juga merupakan konsumen industri kreatif. Aktor bisnis juga perlu mempertimbangkan dan mendukung keberlangsungan industri kreatif dalam setiap peran yang dilakoninya.

Misalnya melalui prioritas penggunaan input antara industry kreatif domestik, seperti jasa jasa industri kreatif dalam riset, iklan dan lain-lain. Peran bisnis dalam pengembangan industri kreatif ini adalah:

  1. Pencipta, yaitu sebagai center of excellence dari kreator produk dan jasa kreatif, pasar baru yang dapat menyerap produk dan jasa yang dihasilkan, serta pencipta lapangan pekerjaan bagi individu-individu kreatif ataupun individu pendukung lainnya.
  2. Pembentuk Komunitas dan Entrepreneur kreatif, yaitu sebagai motor yang membentuk ruang public tempat terjadinya sharing pemikiran, mentoring yang dapat mengasah kreativitas dalam melakukan bisnis di industri kreatif, business coaching atau pelatihan manajemen pengelolaan usaha di industri kreatif.

Dalam menjalankan perannya, bisnis dituntut untuk menggunakan kemampuan konseptual yang tinggi, mampu menciptakan variasi baru berupa produk dan jasa, mahir berorganisasi, bekerjasama, berdiplomasi (semangat kolaborasi dan orkestrasi), tabah menghadapi kegagalan yang dialami, menguasai konteks teknikal dan kemampuan perencanaan finansial.

Demikian info tentangĀ Peran Cendekiawan dan Bisnis dalam Industri Kreatif semoga bermanfaat.

Sumber: Sukses Membangun Industri Kreatif, Irwan Sudayat SE

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Post A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.